ketika mata mencoba membuka kenangan
hal yang terlintas sejenak di pedalaman hati
kau pun kini membiarkannya
berpaling dari tatapan seharusnya
katakan padaku bila ini yg kau ingin
pergi lepas pelukanku
menepis semua anganku
dalam sepi
akupun ingin kau bahagia
selayak yang harus kau dapatkan
walau disana
bersamanya
hujanku memang sudah hilang
namun tak kubarkan tanahku tandus
aku masih menunggu air hujan, basah hujan